BLOOD RED AROWANA FOR SALE

BEST QUALITY BLOOD RED AROWANA PLSS CALL ME FOR MORE DETAIL 0105242525.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, December 15, 2011

RED AROWANA


RED AROWANA

It is also one of the more popular fish among Asian Arowanas, largely because of their auspicious color.With its full red fins even when young and red lips and barbels, no hobbyists will be able to resist the temptation to own one of them. It is believed that it will bring prosperity and wealth to the owner. There are few different varieties of Red Arowanas namely Blood Red, Chili Red, Orange Red and the Golden Red. In recent years, Chili Red, Blood Red, Orange Red and Golden Red are grouped together and termed Super Red or `First Grade Red'
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Thursday, December 1, 2011

Arowana Food and Treatments

 Image
Arowana Food and Treatments
There are many commercial foods available. Their nutritious value varies from brand to brand, and knowing and choosing reputable brands is always important. Pellets/sticks food specially formulated for Arowana is recommended. It is important to select foods that best mimic the nutritional values of the live foods that Arowana prefer.
Arowana treatments range from those that combat common species-related diseases to treatments that enhance the colors of your fish.
We recommend Super Red Arowana Food by Stain Hai Feng Feeds, Novo Dragon for Arowana by JBL, and Spectrum Extra Large Fish Formula by New Life as the foods of choice for healthy and beautiful Arowana.  Our treatment of choice is are Arowana Magic Treatment and Arowana Vitamins by AZOO.
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Amazing Arowana Breeding Caught on Cam

  • the male keeps the eggs in his mouth till it hatches, thats how they do it.
  • This is an amazing video. Caught it on video is great! Based on my articles study in 10-20 years, breeding the fishes in the tank have a degree of difficult, it is because they don't get use of the non nature environment. The female fish can produce the eggs, but the male fish needed to have a right moment to release the sperms. 180 Gallons tank should be a min. size. The mature fishes got to be 18-24 inches to breed. It will take 5-7 to be mature. The video is very encourage for everyone!
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Tuesday, November 29, 2011

Arowana Super Red

Arowana Super Red

Popularitas arowana super red benar-benar menanjak beberapa tahun terakhir. Satwa air eksotik asli Indonesia ini mencuat diantara keroyokan ikan hias besutan manca negara macam koi, maskoki, dan louhan. Boleh dibilang sampai saat ini hanya arowana satu-satunya produk lokal yang mampu bersaing dengan ikan hias populer yang dikembangkan di luar negeri untuk jadi The Best Ornamental Fish. Sangat pantas kalau arowana ditahbiskan menjadi Pride of Indonesia - ikan hias kebanggaan nasional.
Tak seperti kebanyakan ikan hias populer lain yang merupakan hasil pengembangan di luar negeri, arowana super red memang penghuni asli hulu Sungai Kapuas di Kalimantan Barat. Hebatnya lagi arowana berkelir merah tersebut adalah varian terbaik sekaligus termahal dari semua keluarga arowana yang tersebar di seluruh dunia. Siluk merah, begitu sebutannya di Kalimantan, termasuk satwa dilindungi dan masuk dalam daftar CITES (Convention of International Trade on Endanger Species of Flora & Fauna) karena ketersediaannya di alam sangat terbatas.

Tetapi dengan izin khusus, arowana super red telah dikembangbiakkan sejak lama di Pontianak dan bisa diperdagangkan secara legal. Syaratnya si ikan naga harus disertai sertifikat dan microchip yang tertanam dalam tubuhnya, sebagai penanda ikan hasil tangkaran. Memelihara arowana pun kemudian bisa memiliki arti ganda. Menghargai produk dalam negeri sekaligus berperan membantu pelestarian ikan langka. Tentunya dengan memelihara arowana yang dilengkapi sertifikat dan bermicrochip.

Pemilik nama latin Scleropages formosus ini sebenarnya tidak pernah ditinggalkan para peminat ikan hias. Sejak mengalami booming pertama kali di tahun delapanpuluhan, arowana super red sebenarnya selalu menjadi satwa kesayangan papan atas di Tanah Air. Namun membanjirnya ikan-ikan impor macam koi, maskoki dan terakhir louhan memang membuat arowana tak terlalu menonjol kala itu. Namun belakangan apresiasi masyarakat semakin meningkat pesat dan menjadi semacam tren hobi baru.

Siluk merah memang punya segudang kelebihan untuk menjadi ikan peliharaan populer. Soal penampilan tak perlu diragukan, gelar sebagai Satwa Pesona Nusantara menjadi tolok ukur. Tengok saja tampangnya yang eksotik, bersisik lebar tersusun rapi menyerupai sisik ular legendaris dalam dongeng. Arowana pun lantas dijuluki sebagai si ikan naga. Ditambah dengan ring sisik berwarna merah - emas menyala membuatnya tampak semakin mewah. Kelir merah ini pula yang menambah keperkasaan dan perlambang kuasa bagi pemiliknya.

Gerakan renangnya yang gagah sekaligus juga anggun menambah daya tariknya. Menimbulkan ketenangan pikiran saat melihatnya berenang dalam akuarium. Karakteristik satwa kesayangan yang dibutuhkan di masa kini yang penuh dengan tekanan pekerjaan yang sangat tinggi. Selain itu, raja dari segala ikan hias ini juga bisa sangat dekat dan berinteraksi dengan pemilik.

Syarat jadi ikan populer lain, yakni kemudahan pemeliharaan juga dipenuhi arowana. Harganya yang cukup mahal masih sering dianggak ikan yang sulit dirawat. Padahal kebutuhan hidupnya sebenarnya relatif sama dengan ikan hias lainnya. Aro tidak menuntut kondisi lingkungan yang terlalu khusus. Sebagai ikan asli Indonesia dan terbiasa hidup di sungai, arowana terkenal sebagai ikan yang tahan. Banyak yang menyebut sang ikan pembawa hoki tak kan mudah mati karena penyakit.

Kelebihan lainnya harganya paling stabil diantara jenis ikan hias populer lain. Bahkan menunjukkan tren kenaikan dibandingkan dengan angka inflasi. Sebagai ilustrasi saat dollar senilai dengan seribu rupiah di tahun 80�an, harga arowana 100 ribu rupiah. Saat dollar naik 10 kali lipat, harga arowana lebih tinggi mencapai 50 kali lipat menjadi 5 juta rupiah. Harganya juga cenderung terstandar, kecuali untuk arowana yang punya keistimewaan tambahan dan unik. Bandrolnya akan selalu bertambah tinggi seiring dengan pertambahan umur dan ukuran.

Kelebihan-kelebihan itu membuat jumlah penggemar arowana super red beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Kini si ikan naga tidak hanya menghuni rumah para penggemar ikan hias saja. Masyarakat yang sebelumnya tak tertarik ikan hias juga mulai beramai-ramai memelihara. Naiknya tren pun bisa ditandai dengan munculnya komunitas pecinta arowana di berbagai kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Bermunculan juga milis dan website yang secara khusus membahas hobi memelihara si ikan naga. Anggota komunitas dan mailing list arowana ternyata tidak terbatas pada para lelaki saja, kaum wanita juga cukup banyak. Juga lintas generasi mulai dari kaum tua sampai anak-anak muda. Komunitas-komunitas tersebut juga aktif menggelar kegiatan terutama kontes yang semakin menggairahkan hobi. Aktivitas kelompok pecinta ikan naga banyak dirintis kira-kira tahun 2006 dan semakin lama tambah menjamur.

Naiknya tren hobi ikan yang menjadi simbol kemapanan ini juga nampak dari semakin beragamnya cara pemeliharaan para pecintanya. Dulu arowana hanya dipelihara soliter alias sendirian dalam satu akuarium. Sekarang banyak yang memeliharanya bersama ikan lain (tank mate), juga berkelompok lebih dari 5 ekor dalam satu akuarium (community tank). Model wadah memelihara arowana pun mengalami perkembangan, macam akuarium dinding sampai paludarium, semacam akuarium besar dengan rangka beton yang juga menjadi tren baru.

Kemunculan banyak gerai dan pedagang arowana super red semakin menguatkan fenomena kemunculan tren baru. Bahkan kini muncul PT. Inti Kapuas Arowana (IIKP) Tbk., sebuah perusahaan publik yang terjun di bisnis arowana. Sebuah terobosan yang tak pernah dilakukan di bisnis ikan hias lain di Tanah Air. Selain memiliki tambak penangkaran arowana super red di Pontianak, IIKP juga memiliki jaringan professional shop (pro-shop) yang tersebar di berbagai kota besar untuk melayani jual beli arowana terbaik yang berserifikat dan microchip lengkap dengan after sale service. Proshop dengan nama shelookRED Arowana, dibuka di beberapa lokasi di Jakarta. Juga hadir di Bandung, Solo dan Surabaya.

Apresiasi tinggi dan tren memelihara arowana asli Indonesia bahkan sudah lebih dulu berlangsung di mancanegara seperti Jepang, Thailand, China dan banyak negara-negara Eropa. Sayangnya, cukup banyak kalangan internasional yang belum tahu arowana berasal dari Indonesia. Tak sedikit yang masih menganggap arowana super red adalah ikan hias produk Singapura. Melihat naiknya citra dan apresiasi masyarakat di Tanah Air, nampaknya tak perlu menunggu lama untuk membuat arowana menjadi raja di negeri sendiri. Sekaligus membuka mata dunia bahwa arowana super red adalah ikan asli sekaligus kebanggaan Indonesia.
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Tips Menenangkan Arowana saat baru dibeli

Tips Menenangkan Arowana saat baru dibeli. seperti kita ketahui Arowana baru dibeli mudah stress. Untuk itu dibutuhkan penanganan agar arowana tidak stress. Pada tahap awal, kemasan plastik arowana dicuci bersih. Setelah itu masukan kemasan plastik kedalam aquarium yang sudah berisi air. Biarkan kemasan mengapung sekitar 2-3 jam. Tujuannya agar suhu air dalam kemasan relative sama dengan suhu air aquarium. Setelah itu perlahan buka kemasan plastik dan miringkan agar arowana keluar sendiri. Selanjutnya tutup seluruh sisi aquarium dengan kertas karton bekas atau dengan styrofom. Jangan lupa matikan lampu aquarium. Aktifkan filter untuk memasok oksigen. Biarkan arowana beradaptasi dengan tempatnya yang baru. Setelah enam jam aktifkan lampu aquarium dan biarkan arowana menikmati suasana baru selama 1-2 jam. Jika terlihat sudah tidak gelisah, biarti arowana sudah mulai beradaptasi. Perlahan-lahan buka penutup dinding aquarium. Selama masa adaptasi sebaiknya arowana tidak diberi pakan. Setelah 24 jam arowana baru diberi pakan yang mengapung di permukaan air seperti jangkrik atau anak katak sebanyak 1-2 ekor.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Panduan Menternak Arowana

IKAN Arowana atau Scleropages formousus ialah sejenis ikan hiasan yang sangat popular dan agak tinggi harganya. Disebabkan aktiviti penangkapan yang berleluasa sejak 70-an sehingga kini, jumlah populasinya di habitat asal semakin berkurangan dan pupus.
Oleh kerana itu spesies ikan ini telah dilindungi sebagai spesies kawalan untuk diimport dan dieksport di bawah Convention on the International Trade in Endargered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) .Di Malaysia, aktiviti penternakan ikan Arowana juga turut dijalankan secara komersial untuk tujuan eksport ke pasaran antarabangsa dan antara agensi yang terbabit ialah Jabatan Perikanan.
Secara semulajadi, ikan ini membiak sekali dalam setahun iaitu pada Jun hingga Ogos di habitat asalnya. Arowana matang boleh membiak apabila mencapai umur empat setengah atau lima tahun dengan berat di antara satu hingga dua kilogram. Semasa proses mengawan, induk jantan dan betina akan berpasangan dan berenang beriringan selama beberapa minggu namun proses mengawan hanya akan berlaku apabila keadaan sesuai. Induk jantan akan melengkungkan badannya dan menghimpit badan induk betina dan pada peringkat ini, telur dari induk betina akan keluar dan akan disenyawakan oleh induk jantan. Telur akan dieram oleh ikan jantan selama dua bulan sehingga anak yang dihasilkan boleh berenang bebas dan bersaiz kira-kira 6-7 sentimeter.
Ikan Arowana boleh membiak didalam kurungan secara semula jadi tanpa memerlukan suntikan hormon aruhan pembiakan. Musim pembiakan di dalam kurungan tidak begitu ketara kerana kurang dipengaruhi oleh persekitaran semula jadi. Namun, aspek pemakanan perlu diberikan perhatian sebaik saja anak ikan mulai berenang bersendirian walaupun masih terdapat sedikit yolk di bahagian bawah perutnya. Kelewatan memberi makanan akan menyebabkan anak ikan mencederakan sesama sendiri. Asuhan anak ikan diperlukan selama dua hingga tiga bulan sehingga anak ikan mencapai saiz 15-20 sentimeter dan sesuai dipasarkan. Bagaimanapun, eraman telur oleh induk jantan secara kaedah pembiakan semula jadi di dalam kolam akan mengurangkan kadar hidup anak Arowana. Justeru, kaedah terbaik bagi menjamin peratusan hidup anak ikan yang tinggi ialah menerusi kaedah in vitro.
Pengeraman In-Vitro Menerusi kaedah ini, telur ikan yang sedang dieram oleh induk jantan dan masih mempunyai yolk sac dikeluarkan secara manual dan diasuh di dalam akuarium berukuran 90 x 45 x 45 sentimeter. Pengudaraan diberikan secukupnya dengan suhu ditetapkan pada tahap di antara 27 hingga 28 darjah Celcius dengan memasang pemanas elektrik. Kedalaman air adalah kira-kira 20 sentimeter dan melalui kaedah ini kadar peratusan hidup anak ikan adalah tinggi berbanding kaedah eraman
semula jadi.
Arowana sesuai membiak dalam iklim khatulistiwa dengan suhu diantara 26 hingga 33 darjah Celsius. Bagi pembiakan dalam kolam, jenis tanah liat berpasir dengan kandungan tanah liat 55 peratus hingga 60 peratus adalah amat sesuai. Bekalan air diperlukan sepanjang tahun dari sumber semula jadi sama ada air bukit, sungai, empangan dan tasik. Kualiti air yang diperlukan adalah seperti berikut:
Suhu air: 29 hingga 31 darjah Celcius
pH: 6.5-8.5
Oksigen terlarut: 5ppm
Alkaliniti: 60-100 ppm
CaCO3
Jumlah keliatan: 100ppm
Bacaan piring Secchi: 30 sentimeter
Ammonia: 1ppm
Aspek lain yang turut diberi perhatian dalam aktiviti penternakan ialah pembinaan dan penyediaan kolam.
Antaranya:
Pemilihan Tapak
Tapak yang sesuai ialah kawasan yang tidak mengalami banjir, jauh dari kawasan industri dan punca pencemaran, tiada persaingan aktiviti pertanian dan perindustrian serta mempunyai prasarana yang lengkap.
Pembinaan kolam
Bentuk kolam yang sesuai ialah segi empat dengan nisbah kecerunan ban 2:1. Bagi memudahkan pengurusan, keluasan kolam yang sesuai ialah di antara 0.2-0.4 hektar dengan kedalaman air 0.75-1.2 meter. Dasar kolam hendaklah rata dan cerun ke arah saluran air keluar. Pembinaan kolam takungan di antara 20 hingga 30 peratus dari jumlah keseluruhan kolam adalah digalakkan bagi menjamin punca bekalan air yang mencukupi dan proses rawatan air dilakukan jika perlu.
Pengapuran
Kolam yang dibina hendaklah dipastikan menepati parameter kualiti tanah dan air serta sesuai bagi aktiviti ternakan. Pengapuran diperlukan jika keadaan tanah berasid dan jenis-jenis kapur yang sesuai ialah kapur pertanian, kapur abu sejuk, kapur abu panas dan dolomite.
Pembajaan
Baja organan dan bukan organan sesuai digunakan dan kepekatan nitrogen dan fosforus yang sesuai ialah masing-masing 0.95ppm dan 0.15ppm. Terdapat beberapa kaedah ternakan ikan Arowana yang dicadangkan antaranya ialah ternakan kolam tanah.
Berikut adalah keperluan asas dalam melaksanakan sistem ternakan berkenaan.
Ternakan Induk
Untuk tujuan pembiakan, induk Arowana jantan dan betina diternak dalam kolam yang telah disediakan terlebih dahulu dengan aspek sumber air semula jadi di beri perhatian yang utama. Arowana jarang dijangkiti penyakit namun, pemerhatian perlu sentiasa dilakukan supaya induk Arowana sentiasa sihat.
Taburan
Sebanyak 20 ekor induk berumur empat tahun dipelihara di dalam dua buah kolam ternakan tanah bersaiz 0.2 hektar dengan nisbah jantina 1:1.
Pemakanan
Bagi induk ikan, makanan perlu diberi dua kali sehari iaitu pada waktu pagi dan petang dengan jenis makanan rumusan terapung yang mengandungi protein sebanyak 35 peratus atau makanan jenis hidup seperti cengkerik, anak ikan dan udang gantung. Anak ikan yang telah berenang bebas dalam akuarium pula perlu diberi makan anak-anak ikan jenis lain seperti Gambusia affinis yang bersaiz 1-2 cm. Pemerhatian berkala ke atas ikan Arowana dewasa atau induk hendaklah dilaksanakan dengan menumpukan kepada ciri-ciri proses Arowana mengawan dan dilakukan secara kaedah menangkap menggunakan pukat. Telur yang sedang dieram oleh Arowana jantan hendaklah dikeluarkan untuk eraman selanjutnya menggunakan kaedah in-vitro yang dijalankan dalam tangki akuarium.
Pungutan Hasil
Bagi ternakan secara semula jadi, anak ikan perlu ditangkap apabila mula dilihat berenang bebas dan disimpan di dalam tangki auarium dengan saiz bersesuaian. Bagi kaedah in-vitro pula, anak ikan yang berenang bebas tanpa yolk sac perlu diasingkan bagi mengelakkan ia di makan oleh ikan lain dan diberi makanan hidup sehingga mencapai saiz 5-7 cm sebelum dipasarkan.
Pasaran
Harga ikan meningkat berdasarkan saiz namun bagi pasaran tempatan, harga ikan berbeza mengikut lokasi dan secara puratanya bagi ikan yang berkualiti di antara RM250 hingga RM900 pada saiz 6-9 inci. Bagi pasaran eksport, syarikat atau individu mestilah berdaftar dan memiliki Lesen Import dan Eksport SKKP Pin.91 yang dikeluarkan oleh Lembaga Kemajuan Ikan Malaysia (LKIM) dan juga Permit CITES.
Berdasarkan analisis LKIM, pelaburan ke atas projek ini agak besar yang mana kos bagi memulakan ternakan Arowana di atas tanah seluas 0.25 hektar dianggarkan sebanyak RM139,392 dengan kelengkapan paling minimum. Pulangan atau hasil pula hanya akan diperoleh pada tahun keempat atau kelima namun bergantung kepada tahap baka induk yang baik, pemakanan dan pengurusan. Nilai pasaran ikan Arowana juga dipengaruhi oleh cita rasa peminat ikan tersebut namun ketika ini, permintaan serta harganya masih tinggi terutama bagi pasaran antarabangsa.
Secara umumnya ketika ini tidak ramai yang mampu menceburi bidang pengeluaran benih ikan ini kerana modal permulaan dan operasi yang agak tinggi termasuk mengambil masa yang agak lama untuk membiak iaitu kebiasaannya pada umur lima tahun. Bagaimanapun, melihat kepada pasaran semasa, aktiviti ini boleh dilaksanakan dan mendatangkan pulangan yang lumayan.
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Tuesday, November 22, 2011

MY RED AROWANA GRED AAA UPDATED 22/11/2011




MY RED AROWANA
HIGH QUALITY
SPOON HEAD
COLOUR YANG CANTIK
SIZE 18 TO 20INC

OFFER RM 3500 SAHAJA ( UPDATED  RM 2950)

LOCATION TAMAN MEDAN PJ

0105242525





Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Sunday, November 20, 2011

Indonesia Khuatir Malaysia Akan Patenkan Arowana

Headline - Sabtu, 08 Okt 2011 06:49 WIB 
 

Jakarta, (Analisa). Langkah Indonesia akan mematenkan ikan arowana ternyata untuk mencegah kecolongan. Saat ini ada indikasi Negeri Jiran Malaysia tengah memproses paten serupa.

Ketua Umum Arowana Club Indonesia Stephen Suryaatmadja mengatakan Negeri Jiran itu sudah berhasil mengembangkan ikan Arowana Golden Malayan. Padahal jenis arowana golden, menurut Stephen merupakan ikan asli Indonesia.

Arowana Golden Malayan, lanjut dia, maerupakan hasil perkawinan dari ikan arowana golden Indonesia. Namun yang membuat ia dan rekan-rekannya semakin khawatir, pihak Malaysia ada indikasi akan mematenkan seluruh arowana adalah asli dari Malaysia.

"Dia mau mematenkan kalau arowana asli Malaysia," kata Stephen kepada detikFinance, Jumat (7/10)

Cerita selanjutnya, sila klik di sini...


Ia menegaskan apapun alasannya, pemerintah Indonesia harus segera memantenkan aset bangsa ini. Arowana Club Indonesia telah menyampaikan masalah ini ke Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Stephen menegaskan jika negera ini sampai kecolongan lagi maka Indonesia sendiri akan rugi. Maklum saja, secara bisnis ekspor ikan arowana setiap tahunnya mencapai miliaran rupiah ke Singapura, Malaysia, China, Eropa, Kanada dan lain-lain. "Kalau sampai dipatenkan negara lain, kita rugi," katanya.

Dikatakannya kabar pihak Malaysia mematenkan arowana saat ini masih sebatas indikasi dari informasi yang mereka terima sebagai club arowana di Indonesia. "Ada indikasi seperti itu, tapi kalau bukti kita belum tahu, mereka bilang bahwa arowana asli mereka," katanya.

Ia mengingatkan agar pemerintah bertindak cepat sebelum terlambat. Langkah cepat setidaknya bisa dicontoh Indonesia dari China, yang setiap bulan bisa mematenkan banyak produk-produk asli mereka.

"Pemerintah China 15 produk satu bulan di patenkan mulai dari makanan sampai produk lainnya, kita setahun sekali pun belum tentu," ucapnya.

Kementerian kehutanan telah membuat tim yang akan melakukan pembuktian bahwa ikan itu asli dari Indonesia. Tim tersebut terdiri dari kementerian kehutanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kementerian Hukum dan HAM dan beberapa perguruan tinggi.

Permohonan hak paten internasional itu akan disampaikan melalui World Intellectual Properly Organization. Sebelumnya permohonan hak paten diusulkan oleh Arowana Club Indonesia. (dtc)


P/S : Arowana Malaysia Golden (MG) adalah merupakan baka asli Malaysia, di mana habitat asalnya adalah dikatakan  di Sg. Kerian, Perak. Walau bagaimanapun, baka Highback memang dihasilkan dari kacukan antara MG dengan Indonesian Golden, juga dipanggil Red Tail Golden (RTG). 
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Jenis-jenis arowana & Spesis Popular Di Malaysia

Assalamualaikum  semua...

Kenapa pelihara arowana?
Sebab ia mempunyai nilai komersil dan kenaikan harga adalah sangat tinggi bagi setiap inci saiz dibesarkan terutamanya bagi baka yang berkualiti dan bernilai tinggi. Jadi ia bukan sekadar hobi, bahkan memberi pulangan yang tinggi.

Bagaimana arowana boleh mendapat peningkatan harga yang tinggi?
Permintaan dunia terhadap species arowana terutamanya baka golden sangatlah tinggi, terutamanya dari negara seperti China. Malaysia merupakan pengeluar arowana baka golden terbesar dunia, dan sebahagian besar dari pengeluaran anak-anak arowana baka ini diekspot ke luar negara. Hanya sebahagian kecil sahaja dari anak-anak yang dikeluarkan oleh kolam-kolam pembiakan arowana di negara ini yang dijual untuk pasaran tempatan.

Pembeli-pembeli tempatan adalah terdiri dari penggemar-penggemar (hobbyist) dan "growers". "Growers" adalah mereka yang mengusahakan aktiviti membesarkan anak-anak arowana secara serius untuk dijadikan induk. Setelah matang, induk arowana ini dijual pula kepada pengusaha-pengusaha kolam pembiakan. Permintaan terhadap induk arowana yang matang adalah sangat tinggi kerana industri pembiakan arowana kini sedang berkembang pesat di negara kita. Pengusaha-pengusaha kolam giat mengembangkan perniagaan mereka kerana terdapat permintaan ekspot yang tinggi bagi anak-anak arowana yang dikeluarkan.

Banyak kolam-kolam baru dibuka dan orang ramai pula tidak teragak-agak melaburkan wang mereka di dalam industri ini untuk mendapatkan pulangan. Pembukaan kolam-kolam baru menyebabkan  bertambahnya permintaan terhadap induk arowana matang dan ini secara langsung menjana perkembangan industri membesarkan anak-anak arowana oleh para "growers". Industri arowana kini sudah menjadi suatu kitaran perniagaan yang lengkap dan inilah yang menyebabkan industri ini berkembang pesat di negara kita.


Mengenali Bahagian-bahagian Utama Ikan Arowana


Sila klik pada gambar di atas untuk melihat dengan resolusi tinggi

Jenis-jenis Baka Arowana Yang Paling Popular Di Malaysia


A.  "Golden Series"
Malaysia Golden adalah baka arowana yang dikatakan berasal dari Semenanjung Malaysia dan pada suatu ketika dulu banyak terdapat secara liar di Sungai Kerian dan Tasik Bukit Merah. Bagaimana pun baka asal yang hidup secara liar sudah hampir pupus kerana ditangkap oleh penggemar-penggemar arowana, sebahagiannya dijual kepada penggemar-penggemar luar negara manakala sebahagian lagi masih terdapat di kolam-kolam peliharaan arowana seperti di sekitar Tasik Bukit Merah.

Arowana dari baka golden yang boleh didapati hari ini kebanyakannya bukannya merupakan baka Malaysia Golden (MG) tulen, sebaliknya telah dikacuk. Ia boleh dikelaskan kepada beberapa jenis, iaitu:

1. Golden Head
Arowana Golden Head sebenarnya bukanlah baka Malaysia Golden atau MG tulen. Malah ia adalah baka yang terhasil dari teknologi kacukan (hibrid) di antara baka MG dan baka arowana merah (red arowana). Begitu pun, arowana golden head ini adalah digolongkan dalam famili Golden series. Terdapat "gold ring" atau jalur berwarna emas yang berbentuk seperti cincin melitupi lingkaran luar sisik, yang merupakan kriteria utama MG. Pada arowana golden head, gold ring ini meliputi semua barisan sisik termasuk sisik di paras 6. Walau bagaimanapun, warna emas "gold ring" ini kurang pekat berbanding dengan MG (iaitu less intense). Di samping itu terdapat tompokan emas pada bahagian atas kepala (forehead) juga. Apabila cukup dewasa dan bila dibela di dalam akuarium dengan latarbelakang gelap, warna emasnya kelihatan pekat. Seperti juga MG, salah satu ciri Golden Head adalah kehadiran "chu" yang halus dan tersusun kemas di bawah sirip dorsal fin.

"Chu" atau juga dipanggil "pearlis" adalah merupakan sisik-sisik halus berwarna keemasan yang terdapat pada badan ikan di bahagian bawah sirip atas (dorsal fin). Kehadiran "Chu" adalah merupakan kriteria penting untuk mengkelaskan arowana dan membezakan MG dengan lain-lain baka seperti Golden High Back. Untuk melayakkan sesekor arowana dari baka gold dipanggil MG, ia mestilah mempunyai sekurang-kurangnya sebaris penuh "chu". Sekiranya ia hanya mempunyai beberapa keping 'chu' kasar, arowana ini hanya layak dipanggil Super Highback.

'Chu' atau sisik halus keemasan di bawah 'dorsal fin' pada arowana Malaysia Gold (MG). Kelihatan chu yang halus dan tersusun rapi pada arowana ini

Chu pada arowana MG 24K

 MG ini dipanggil Golden Head sekiranya  terdapat tompokan emas yang bersaiz besar di bahagian kepala (gold helmet). Walau bagaimanapun, anak arowana ini hanya mempunyai tompokan kecil emas dania tidak layak dipanggil GH. Tompokan emas di kepala seperti ini boleh hilang selepas beberapa minggu dimasukkan ke dalam akuarium berlatarbelakang gelap.

Anak GH ini mempunyai kira-kira 50% gold helmet dan kualitinya dikira baik.

Arowana GH ini berkualiti tinggi di mana hampir keseluruhan bahagian kepala dilitupi emas (full helmet) Warna sisik kebiruan menunjukkan ia dari jenis 'bluebase'


Arowana Golden Head yang berkualiti tinggi merupakan baka termahal dalam species Malaysia Golden. Ia matang dan mula membiak selepas usia 3 tahun. Adalah dikatakan bahawa Arowana Golden Head dihasilkan melalui proses kacukan (crossbreed) beberapa peringkat antara baka MG dengan Blood Red oleh pengusaha-pengusaha arowana Singapura yang kemudiannya mengkomersilkan baka ini.

Proses kacukan peringkat 1 antara MG dan Blood Red menghasilkan arowana 'Tong Yan'. Proses kacukan antara 'Tong Yan' dan MG yang berulangkali akhirnya menghasilkan baka Golden Head.


2. Cross Back
Baka kedua termahal dalam species arowana Malaysia adalah MG Crossback. Rupanya kelihatan seperti Golden Head dengan kehadiran chu yang halus dan tersusun rapi, tetapi kepala tidak mempunyai tompokan emas. Selain itu, satu lagi perbezaan antara Golden Head dan Crossback adalah warna emas "gold ring" pada Crossback adalah lebih pekat (very intense).
Arowana GH ini juga merupakan crossback yang berkualiti kerana sisik emas di baris ke-6 iaitu di atas belakang bercantum dan sisik emasnya pula tipis (tajam)
Pandangan lebih dekat menunjukkan sisik emas yang tipis bercantum di baris ke-6 (atas belakang)

Arowana di atas pula merupakan seekor MG Crossback yang berkualiti rendah kerana sisik emas yang tebal (tidak tajam)
Kelihatan hujung sisik pada semua barisan disaluti "ring" emas termasuk pada sisik barisan ke 6 (barisan sisik atas belakang). Oleh kerana warna emas sudah "cross" sampai ke barisan sisik atas belakang, ia dipanggil CrossBack.

MG Crossback 24K
Warna emas yang sangat terang dan menyerlah pada MG 24K
Chu yang halus dan tersusun rapi pada MG 24K ini

Untuk menyerlahkan warna emas 24K, biasanya MG 24K diletakkan dalam akuarium berlatarbelakang putih


"Chu" yang halus tetapi susunan agak kurang rapi pada bahagian arowana ini MG ini.


Sebenarnya baka Crossback juga bukannya merupakan baka MG tulen. Ia juga terhasil melalui kacukan MG dan arowana merah. Juga matang dan membiak selepas usia 3 tahun.


3. Malaysia Golden (MG)
Perbezaan antara MG biasa dan MG Cross Back adalah terlalu kecil, iaitu bagi MG warna emas tidak meliputi keseluruhan "ring" pada sisik baris ke-6 (barisan sisik atas belakang). Bila dilihat dari atas, kelihatan jalur berwarna hitam di sepanjang sisik atas belakang. Chu juga terdapat pada MG, seperti yang terdapat pada Cross Back dan Golden Head, malah chu merupakan kriteria utama bagi MG. Baka MG yang berkualiti tinggi mempunyai chu yang halus dan tersusun rapi, samaada 2 atau 3 baris.

Kriteria utama baka MG dapat diringkaskan seperti berikut:
i.    Warna emas yang pekat pada gold ring
ii.   Gold ring meliputi sisik di paras 5.5
       (iaitu sehingga sebahagian dari sisik pada paras 6) apabila matang
iii.  Chu yang halus pada bahagian badan di bawah sirip dorsal
iv.  Chu yang halus juga terdapat pada pada bahagian bawah badan, di atas sirip "anal"


4. Golden High Back
Golden High Back adalah merupakan baka kacukan (hibrid) di antara pejantan MG dan induk Red Tail Golden (RTG) dari Indonesia. "Ring" berwarna emas terdapat pada pada sisik sehingga ke barisan ke 4 dan ke 5. Walau bagaimanapun, warna emas pada "ring"nya tidak begitu pekat, sebaliknya kelihatan ke arah warna perak. Baka ini kadang-kadang dipanggil High Back RTG (HBRTG).

Walau bagaimanapun, ada juga baka golden highback yang dihasilkan melalui proses kacukan antara MG dan baka-baka lain seperti banjar red. Proses kacukan ini selalunya melalui beberapa peringkat sebelum terhasilnya baka yang berkriteria seperti highback iaitu mempunyai "gold ring" iaitu jalur emas pada lilitan luar sisik.



Golden High Back - "ring" emas cuma kelihatan sehingga ke sisik barisan ke 4 1/2 atau 5. Pandangan dari atas, tiada warna keemasan pada sisik atas belakang.

5. Golden Super High Back
Dihasilkan dari kacukan MG dan Golden Highback. Kualiti baka ini akan bertambah baik sekiranya proses kacukan dilakukan berulangkali, iaitu anak Super HB dikacuk lagi dengan MG, dan begitulah seterusnya. Sekiranya proses kacukan ini diulang berkali-kali, anak Super HB yang terhasil berupaya mempunyai kriteria dan kualiti seperti mana MG, bahkan tak dapat dibezakan dari MG.







Panduan Kasar harga Pasaran: (kemaskini 28 Jun 2011)

Berikut adalah senarai harga arowana golden bagi pembelian pukal :

(Nota: harga di bawah hanyalah panduan kasar semata-mata, harga pasaran sebenar adalah bergantung kepada kualiti (gred) ikan dan berubah mengikut "bekalan dan permintaan" semasa)

1. Golden High Back 
Harga belian anak:  Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM600-RM800
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM1,200-RM1,500
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM2,000-RM3,000

2. Golden Super High Back 
Harga belian anak:  Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM1,200-RM1,500
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM2,500-RM3,000
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM3,500-RM4,500

3. Malaysia Golden (MG) 
Harga belian anak: Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM1,800-RM2,000
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM2,500-RM3,500
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM4,500-RM6,000

4. MG Cross Back
Harga belian anak: Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM2,000-RM3,000
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM4,000-RM6,000
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM6,000-RM10,000

5. MG Full Gold atau 24K Gold 
Harga belian anak: Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM3,500-RM4,500
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM5,500-RM8,000
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM10,000 ke RM15,000

6. MG Golden Head
Harga belian anak: Saiz : 5-6 inci (Usia 5-6 bulan) : RM4,000-RM4,500 (sekurang-kurangnya 50% gold helmet)
Harga jualan balik: Saiz: 14-15 inci (Usia 14-15 bulan) : RM8,000-RM10,000 (gold helmet 80% ke atas)
Harga jualan balik: Saiz: 20-22 inci (Usia 24-30 bulan) : RM15,000 ke atas (full gold helmet)

(sumber: arowana-assakinah.blogspots.com)
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Saturday, November 19, 2011

Mengenal Jantina Arowana & memilih aro yang baik

Tips

Mengenal Jantina Arowana

arowana-jantan
arowana-betina
AROWANA JANTANAROWANA BETINA
Ciri-ciri:
  • Badan memanjang dan langsing
  • Kepala dan mulut yang besar dan dagunya lembut dan ada belahan
  • Warna yang lebih menyerlah dari ikan betina
  • Lebih agresif dalam persaingan mendapatkan makanan
Ciri-ciri:
  • Badan lebih pendek dan lebar
  • Kepala dan mulut yang kecil
  • Warna kebiasannya pudar berbanding ikan jantan
  • Kurang agresif berbanding ikan jantan dalam persaingan mendapatkan makanan
 

Memilih Ikan Arowana Yang Baik

  • Bentuk badan lurus, tidak bengkok serta tidak ada bahagian tubuh yang cacat atau luka.
  • Sisik tersusun rapi, tidak kasar dan tidak menggelupas.
  • Bentuk ekor lebar dan bulat serta tiada bekas gigitan.
  • Insang tertutup rapat dan tidak melengkung keluar.
  • Sesungut panjang dan tidak putus.
  • Mata tidak juling dan kelihatan jernih.
  • Ikan berenang lincah dan tangkas menyambar makanan.
pilih-ikan1pilih-ikan2pilih-ikan3pilih-ikan4
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Tuesday, November 15, 2011

AROWANA - Malaysia Mampu Jadi Pengeluar Dunia

SUMBER : Utusan Malaysia Online


Kuala Lumpur 7 Nov. - Air daripada Tasik Bukit Merah dikatakan mampu menghidupkan emas. Apa yang dimaksudkan dengan 'emas' di sini adalah Arowana Asia, iaitu sejenis ikan yang nadir dan mahal.
Tasik Bukit Merah, dibina pada tahun 1906 khas untuk tujuan pengairan dan membekalkan air bagi Daerah Kerian dan Larut, merupakan tasik buatan manusia tertua di Malaysia. Tasik yang meliputi kawasan seluas 2,800 hektar ini membekalkan sumber air tak tercemar yang berterusan. Air tasik ini menjadi habitat semula jadi bagi banyak spesies tumbuhan dan haiwan, termasuk Arowana Emas Malaysia, salah satu daripada empat spesies istimewa Arowana Asia. Projek pembiakbakaan Arowana dekat Tasik Bukit Merah dalam Daerah Kerian, Perak telah berkembang daripada tidak sampai 10 usahawan yang mengusahakan 300 kolam pada tahun 2000 menjadi 70 perusahaan yang melibatkan 143 hektar tanah dengan 3,808 kolam pada tahun 2010.

Selain Perak, Johor merupakan satu lagi sumber pengeluaran utama bagi Arowana. Nilai Arowana yang dibiakbaka di kedua-dua negeri tersebut bagi tahun 2009 dianggarkan RM48 juta (Perak) dan RM78 juta (Johor). Hampir 95 peratus daripada hasil pengeluaran dieksport. Pengeluaran Arowana sendiri telah dapat merancakkan industri ikan perhiasan.

Cerita selanjutnya, sila klik di sini ...


Industri ikan perhiasan di Malaysia mencatatkan pertumbuhan tahunan sebanyak 43 peratus sejak tahun 2000-an, mencecah RM783 juta pada tahun 2009 dan dijangka mencapai RM1 bilion pada tahun 2011 dengan Arowana membolot RM250 juta daripada jumlah keseluruhan. Masa depan industri ikan perhiasan sangat memberangsangkan oleh sebab permintaan dunia terhadap Arowana dijangka meningkat pada kadar 2.5 hingga 4 peratus setahun.

Daripada segi destinasi eksport ikan perhiasan Malaysia, destinasi utama adalah negara-negara EU atau Kesatuan Eropah yang didahului oleh United Kingdom, Sepanyol dan Itali diikuti dengan Amerika Syarikat dan Taiwan manakala China menjadi sebuah destinasi yang semakin penting.

Badan-badan Kerajaan perlu bergerak seiring dengan perkembangan ini agar tidak tercicir merebut peluang menyokong usaha pembiakbakaan Arowana di Malaysia. Satu langkah yang betul ke arah ini adalah pengenalpastian bidang Pertanian sebagai salah satu Bidang Ekonomi Utama Negara (NKEA). Subsektor bagi produk marin dan akuakultur di bawah NKEA merupakan tujuh peratus daripada sumbangan pertanian kepada Pendapatan Negara Kasar Malaysia pada tahun 2009. Potensi untuk meninggikan lagi angka ini pastinya berpunca daripada tumpuan yang diberi kepada subsektor terpilih yang berpotensi besar untuk menambahkan pendapatan penduduk dan ini termasuk pembiakbakaan Arowana. Adalah dijangkakan pendekatan yang tuntas akan diguna pakai bermula daripada pembiakbakaan membawa kepada pengedaran melibatkan perkhidmatan sokongan seperti bioteknologi dan logistik pertanian. Di samping itu, Program Transformasi Ekonomi (ETP) juga akan beralih daripada pertanian berskala kecil kepada syarikat berskala industri besar untuk mencapai skala ekonomi.

Kita telah pun menyaksikan sesetengah dasar ini membuahkan hasil. Contohnya, kerjasama antara Jabatan Perikanan dengan perkhidmatan kargo Malaysia Airlines telah memudahkan ikan perhiasan dieksport dari Lapangan Terbang Antarabangsa. Pusat Pengurusan Kesihatan Ikan dan Kuarantin di KLIA bertanggungjawab mengeluarkan sijil kesihatan ikan, sijil asal usul dan permit lain yang dikehendaki untuk mengimport dan mengeksport ikan. Sebelum ini sebahagian besar eksport ikan perhiasan dari Malaysia melalui Lapangan Terbang Antarabangsa Changi, Singapura.

Baru-baru ini Suruhanjaya Syarikat Malaysia telah memberi kelulusan kepada Arowana Venture Breeding Management Scheme (Skim Pengurusan Pembiakbakaan Teroka Arowana), iaitu skim minat sah-taraf pertama di Malaysia dalam bidang pembiakbakaan Arowana Ini adalah satu langkah yang betul ke arah itu. Skim minat tersebut membolehkan pelabur yang ikut serta dalam skim mendapat keuntungan daripada jualan anak-anak ikan Arowana Emas Kacukan Balik (Golden Cross-back Arowana). Skim seumpama itu akan menarik lebih banyak pelaburan yang diperlukan dalam industri berkenaan.

Selain membina kolam-kolam lebih besar dan menggunakan teknologi yang lebih moden, maka wang yang dilaburkan ke dalam skim itu boleh disalurkan kepada penyelidikan mengenai biologi pembiakbakaan dan tingkah laku Arowana bertujuan menambahbaik kaedah penternakan yang digunakan sekarang serta juga pembiakbakaan pilihan untuk menambahbaik kualiti dan kuantiti generasi Arowana yang akan datang. Oleh sebab skim ini dikawal selia dengan begitu ketat, maka setiap pihak termasuk pelabur, pembiakbaka dan industri secara keseluruhan akan mendapat faedahnya.

Namun begitu, untuk meningkatkan permintaan terhadap Arowana lebih banyak usaha boleh dilakukan seperti menganjurkan lebih banyak pertunjukan perdagangan, contohnya Akuafair yang disasarkan kepada pembiakbaka, pengeksport dan pengimport ikan perhiasan. Malaysia perlu meningkatkan usaha kerjasama dalam bidang penyelidikan dan pembangunan (R&D) antara Institut Penyelidikan Perikanan, universiti dan sektor swasta untuk meningkatkan kualiti ikan perhiasan termasuk Arowana. Selain itu lebih banyak kawasan tanah perlu diwartakan untuk usaha pembiakbakaan ikan Arowana lengkap dengan persediaan bekalan air sendiri untuk mengelakkan dari bersaing dengan bekalan air yang sangat diperlukan untuk penanaman padi.

Persaingan adalah sengit. Dari segi eksport, Singapura dan Indonesia mendahului Malaysia. Namun begitu, seperti juga dengan warna sisik ikan Arowana, industri Arowana di Malaysia mempunyai masa depan yang sangat cerah. Malaysia memiliki kelebihan dari segi air bernilai emas di Bukit Merah dan seharusnya memanfaatkan sumber ini dengan sebaik mungkin.
 
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Sunday, November 13, 2011

MY NEW CHILI RED/BLOOD RED FROM XIAN LENG






my new chili red arowana baru beli dari XIAN LENG shah alam ada sijil dan chip 13/11/2011 ukuran badan bari 5inc
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed