BLOOD RED AROWANA FOR SALE

BEST QUALITY BLOOD RED AROWANA PLSS CALL ME FOR MORE DETAIL 0105242525.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label BERITA HARIAN. Show all posts
Showing posts with label BERITA HARIAN. Show all posts

Monday, January 16, 2012

Berita Harian Online | Denda RM8j kes seludup ikan arowana


Denda RM8j kes seludup ikan arowana


2011/07/02


PUTRAJAYA: Seorang lelaki warga tempatan berusia 30-an mungkin berdepan hukuman denda sehingga lebih RM8 juta selepas ditahan ketika cuba menyeludup 82 spesies ikan Scloropages Formosus atau Arowana Merah ke negara China melalui Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) pada 22 Jun lalu.

Taktik suspek yang mengisi ikan arowana itu ke dalam beberapa plastik berasingan, sebelum disembunyikan di dalam tiga bagasi terbongkar selepas antara beg terbabit tiba-tiba mengeluarkan air ketika melalui pemeriksaan di kaunter daftar masuk KLIA, kira-kira jam 11 pagi pada hari kejadian.

Pihak berkuasa KLIA yang mengesyaki sesuatu terus memaklumkan kejadian kepada pegawai Jabatan Perkhidmatan Kuarantin dan Pemeriksaan Malaysia (MAQIS) untuk tindakan selanjutnya.
Timbalan Ketua Pengarah (Pembangunan), Jabatan Perikanan Malaysia, Ismail Abu Hassan, berkata pegawai MAQIS yang melakukan pemeriksaan lanjut menjumpai 82 ikan arowana merah berukuran antara 12 hingga 15 sentimeter (cm), dianggarkan bernilai RM2,000 hingga RM3,000 seekor disembunyikan di dalam beg pakaian lelaki terbabit.

Berikutan itu, lelaki terbabit ditahan untuk siasatan lanjut sebelum dibebaskan selepas membayar ikat jamin RM500.

“Kes terbabit disiasat mengikut Seksyen 10, Akta 686 dan jika sabit kesalahan suspek boleh didenda sehingga RM100,000 atau penjara tidak melebihi tujuh tahun atau kedua-duanya sekali bagi setiap ekor ikan arowana dirampas,” katanya di sini, semalam.

“Manakala, syarikat terbabit pula boleh didenda maksimum RM200,000 bagi setiap ekor ikan,” katanya kepada media di sini
.
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Sunday, November 20, 2011

Indonesia Khuatir Malaysia Akan Patenkan Arowana

Headline - Sabtu, 08 Okt 2011 06:49 WIB 
 

Jakarta, (Analisa). Langkah Indonesia akan mematenkan ikan arowana ternyata untuk mencegah kecolongan. Saat ini ada indikasi Negeri Jiran Malaysia tengah memproses paten serupa.

Ketua Umum Arowana Club Indonesia Stephen Suryaatmadja mengatakan Negeri Jiran itu sudah berhasil mengembangkan ikan Arowana Golden Malayan. Padahal jenis arowana golden, menurut Stephen merupakan ikan asli Indonesia.

Arowana Golden Malayan, lanjut dia, maerupakan hasil perkawinan dari ikan arowana golden Indonesia. Namun yang membuat ia dan rekan-rekannya semakin khawatir, pihak Malaysia ada indikasi akan mematenkan seluruh arowana adalah asli dari Malaysia.

"Dia mau mematenkan kalau arowana asli Malaysia," kata Stephen kepada detikFinance, Jumat (7/10)

Cerita selanjutnya, sila klik di sini...


Ia menegaskan apapun alasannya, pemerintah Indonesia harus segera memantenkan aset bangsa ini. Arowana Club Indonesia telah menyampaikan masalah ini ke Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Stephen menegaskan jika negera ini sampai kecolongan lagi maka Indonesia sendiri akan rugi. Maklum saja, secara bisnis ekspor ikan arowana setiap tahunnya mencapai miliaran rupiah ke Singapura, Malaysia, China, Eropa, Kanada dan lain-lain. "Kalau sampai dipatenkan negara lain, kita rugi," katanya.

Dikatakannya kabar pihak Malaysia mematenkan arowana saat ini masih sebatas indikasi dari informasi yang mereka terima sebagai club arowana di Indonesia. "Ada indikasi seperti itu, tapi kalau bukti kita belum tahu, mereka bilang bahwa arowana asli mereka," katanya.

Ia mengingatkan agar pemerintah bertindak cepat sebelum terlambat. Langkah cepat setidaknya bisa dicontoh Indonesia dari China, yang setiap bulan bisa mematenkan banyak produk-produk asli mereka.

"Pemerintah China 15 produk satu bulan di patenkan mulai dari makanan sampai produk lainnya, kita setahun sekali pun belum tentu," ucapnya.

Kementerian kehutanan telah membuat tim yang akan melakukan pembuktian bahwa ikan itu asli dari Indonesia. Tim tersebut terdiri dari kementerian kehutanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kementerian Hukum dan HAM dan beberapa perguruan tinggi.

Permohonan hak paten internasional itu akan disampaikan melalui World Intellectual Properly Organization. Sebelumnya permohonan hak paten diusulkan oleh Arowana Club Indonesia. (dtc)


P/S : Arowana Malaysia Golden (MG) adalah merupakan baka asli Malaysia, di mana habitat asalnya adalah dikatakan  di Sg. Kerian, Perak. Walau bagaimanapun, baka Highback memang dihasilkan dari kacukan antara MG dengan Indonesian Golden, juga dipanggil Red Tail Golden (RTG). 
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed